Senin, 28 Maret 2011

Social structures and processes

mengulas literatur terbaru mengenai dukungan sosial dan kesehatan dan hubungannya dengan yang sudah ada sebelumnya penelitian dan teori di bidang jaringan sosial dan integrasi sosial. Kami mengidentifikasi arah penting untuk pekerjaan teoritis dan empiris di masa depan, berfokus pada kebutuhan untuk lebih memahami struktur dan proses melalui hubungan sosial yang mempengaruhi kesehatan manusia dan kesejahteraan. Dua elemen struktur hubungan sosial dibedakan: (a) integrasi sosial, yang mengacu pada keberadaan atau kuantitas hubungan sosial, dan (b) struktur jaringan sosial, mengacu pada sifat struktural yang mencirikan satu set hubungan. Kita selanjutnya mengidentifikasi tiga proses sosial melalui struktur-struktur ini mungkin memiliki efek mereka: (i) dukungan sosial, yang berkaitan dengan kualitas emosional atau alat untuk mempertahankan hubungan sosial, (ii) tuntutan relasional dan konflik, mengacu pada aspek-aspek negatif atau konflik dari hubungan sosial, dan (iii) regulasi sosial atau kontrol, merujuk pada mengendalikan atau mengatur kualitas hubungan sosial. Kami juga mempertimbangkan (dan juga psikologis dan biologis) faktor penentu sosial dari tingkat dan konsekuensi dari struktur hubungan dan proses. Sebagai kesimpulan, kita membahas relevansi penelitian dan teori tentang hubungan sosial dan kesehatan untuk tren demografi saat ini dan keprihatinan kebijakan publik.

Culture and technology

Teknologi dan Budaya, yang didirikan pada tahun 1959, adalah jurnal terkemuka untuk sejarah teknologi. International dan interdisipliner, T & C menerbitkan artikel dan catatan penelitian oleh para sarjana dari berbagai disiplin intelektual: sejarah, sosiologi, teknik, hukum, arsitektur, antropologi, ekonomi, filsafat, sastra, untuk beberapa nama. Ia juga memiliki esai dan komentar tentang urusan publik yang terkait dengan interaksi teknologi dan budaya, review museum dan pameran, dan empat puluh atau resensi buku lebih dalam setiap masalah. Jurnal berkala mencurahkan masalah ke tema tunggal; topik telah memasukkan teknologi air di Belanda, teknologi medis dan biomedis, paten, tenaga kerja, dan gender. Saat ini T & nomor C 1.500 individu dan sekitar 1.000 pelanggan institusi di lebih dari 30 negara.

coverA teks lengkap edisi elektronik online di Proyek Muse. Anggota SHOT yang ingin menggunakan edisi online tetapi yang tidak berafiliasi dengan institusi yang berlangganan Muse dapat memperoleh nama login dan password individu di sini. Indeks untuk jurnal sedang online di sini.

T & C diterbitkan oleh Johns Hopkins University Press untuk Masyarakat untuk Sejarah Teknologi, dan disponsori oleh Universitas Oklahoma Departemen Sejarah Ilmu.

Co-evolution of society and web

Pemrograman berorientasi objek kini sudah sangat popular dalam dunia rekayasa perangkat lunak. Dengan menggunakan 3 konsep utama, Encapsulate(Enkapsulasi), Inheritance(Penurunan), dan Polymorphic. Ketiga konsep ini menjadi landasan kuat pada pemograman beroriantasi objek yang dapat menigkatkan readability (mudah dibaca dan dipelajari), reusability (mudah dikegunakan kembali), dan dekomposisi permasalahan (pemodulan). Object menjadi kunci utama keberhasilan OOP karena mengurangi tingkat kompleksitas dalam pemrograman dan memungkinkan maintenance yang relatif lebih mudah terhadap perangkat lunak itu sendiri. Namun, masalah muncul jika di dalam object-object atau kelas-kelas yang berbeda terdapat suatu aspek tertentu yang unik. Untuk mengubah suatu aspek dari perangkat lunak yang dibangun, maka beberapa object dan definisi kelas harus dimodifikasi. Hal ini dapat menjadi suatu masalah yang cukup mengganggu, terutama dalam menangani perangkat lunak yang kompleks dan berskala besar. Kemudian dikenal istilah Tangling, yang artnya dalam suatu objek terdapat aspek lain dari objek itu sendiri, sebagai contoh pada objek bisnis terdapat penanganan loging. Adapula scattering yang artinya, beberapa aspek yang sama muncul pada setiap layer/modul. Dan kedua hal ini cenderung sering muncul secara bersamaan.

Kemudian muncullah Aspect-Oriented Programming, dimana metode ini menyusun masalah-masalah kedalam satuan unit yang disebut aspek. Secara garis besar AOP merupakan metode pemograman yang menghadirkan konsep untuk memotong silang (crosscut) permasalahan tangling dan scattering. Tangling dalam artian bawa terdapat hal-hal lain didalam suatu Object yang sebenarnya tidak berhubungan langsung, namun hanya merupakan technical concerns semata. Sedangkan scattering lebih kepada pengkodean yang muncul pada banyak tempat, sebagai contoh kode program untuk akses user password yang bisa terjadi pada beberapa layer. Kedua hal diatas, telah menyebabkan source code menjadi tidak bersih dan tidak independent. Untuk itulah dibutuhkan madul yang dapat melakukan crosscutting concern terhadap permasalahan diatas, inilah yang dinamakan Aspect. Sebagai contoh, security dapat dikatakan sebuah aspect, tanpa merusak design asli dari system. Maka dalam hal ini Aspek dapat dikatakan sebagai suatu modul yang meng-enkasulapsi perilaku yang mempengaruhi kelas-kelas (dan object-object) tertentu. Dengan AOP, tiap aspek dapat dijabarkan sebagai unit-unit yang terpisah dan kemudian disatukan oleh Aspect Weaver(sebagai kompilasi). Bila kita bandingkan dengan Object-Oriented Programming (OOP), security dijadikan sebagai sebuah class, dan tidak dapat digunakan crosscutting concern, AOP sendiri merupakan penyempurna dari metode OOP tersebut.

Salah satu implementasi dari AOP ialah pada pemrograman Java dengan AspectJ, pada C/C++ dengan AspectC, AspectNet untuk C# dan .Net dan beberapa macam lainnya. Pada pelatihan ini digunakan implementasi dengan bahasa Java, yaitu AspectJ. Aspect adalah cara memodularisasi crosscutting concerns seperti cara memodularisi concern pada OOP. AspectJ menambahkan kepada Java dengan suatu konsep, yang disebut join point (dari crosscutting concerns) dan menambahkan beberapa konstraktor baru seperti pointcut, advice, inter-type declaration, dan aspect. Pointcut dan advice secara dinamic mempengaruhi program flow. Declarasi inter-type secara statis mempengaruhi hirarki kelas program. dan aspect meng-encapsulasi beberapa konstruktor baru tersebut. Dalam setiap modul aspect (pada Java) akan dikenal adanya Join Point, Pointcuts, Advice, inter-type declarations dan aspect sebagai program itu sendiri.

Sebuah join point dideklarasikan dengan baik dalam program flow. Sedangkan pointcut akan mengambil join point dan nilai dari point tersebut. Suatu potongan advice adalah kode yang dieksekusi manakala suatu join point dicapai. Kedua komponen ini disebut sebagai komponen dinamik dari AspectJ. AspectJ juga mempunyai jenis deklarasi Intertype yang membolehkan programmer untuk memodifikasi stuktur program statik, yakni anggota dari kelas dan hubungan antar kelas. Aspect dari AspectJ adalah unit modularitas untuk suatu crosscutting concern. Aspect ini bersifat seperti kelas java pada umumnya, yaitu termasuk pointcut, advice, dan deklarasi inter-type.

Hypertext Transfer Protocol

Hypertext Transfer Protocol (HTTP) adalah sebuah protokol jaringan lapisan aplikasi yang digunakan untuk sistem informasi terdistribusi, kolaboratif, dan menggunakan hipermedia. Penggunaannya banyak pada pengambilan sumber daya yang saling terhubung dengan tautan, yang disebut dengan dokumen hiperteks, yang kemudian membentuk World Wide Web pada tahun 1990 oleh fisikawan Inggris, Tim Berners-Lee. Hingga kini, ada dua versi mayor dari protokol HTTP, yakni HTTP/1.0 yang menggunakan koneksi terpisah untuk setiap dokumen, dan HTTP/1.1 yang dapat menggunakan koneksi yang sama untuk melakukan transaksi. Dengan demikian, HTTP/1.1 bisa lebih cepat karena memang tidak usah membuang waktu untuk pembuatan koneksi berulang-ulang.
Pengembangan standar HTTP telah dilaksanakan oleh Konsorsium World Wide Web (World Wide Web Consortium/W3C) dan juga Internet Engineering Task Force (IETF), yang berujung pada publikasi beberapa dokumen Request for Comments (RFC), dan yang paling banyak dirujuk adalah RFC 2616 (yang dipublikasikan pada bulan Juni 1999), yang mendefinisikan HTTP/1.1.
Dukungan untuk HTTP/1.1 yang belum disahkan, yang pada waktu itu RFC 2068, secara cepat diadopsi oleh banyak pengembang penjelajah Web pada tahun 1996 awal. Hingga Maret 1996, HTTP/1.1 yang belum disahkan itu didukung oleh Netscape 2.0, Netscape Navigator Gold 2.01, Mosaic 2.7, Lynx 2.5, dan dalam Microsoft Internet Explorer 3.0. Adopsi yang dilakukan oleh pengguna akhir penjelajah Web pun juga cepat. Pada bulan Maret 2006, salah satu perusahaan Web hosting melaporkan bahwa lebih dari 40% dari penjelajah Web yang digunakan di Internet adalah penjelajah Web yang mendukung HTTP/1.1. [1]Perusahaan yang sama juga melaporkan bahwa hingga Juni 1996, 65% dari semua penjelajah yang mengakses server-server mereka merupakan penjelajah Web yang mendukung HTTP/1.1. Standar HTTP/1.1 yang didefinisikan dalam RFC 2068 secara resmi dirilis pada bulan Januari 1997. Peningkatan dan pembaruan terhadap standar HTTP/1.1 dirilis dengan dokumen RFC 2616 pada bulan Juni 1999.
HTTP adalah sebuah protokol meminta/menjawab antara klien dan server. Sebuah klien HTTP (seperti web browser atau robot dan lain sebagainya), biasanya memulai permintaan dengan membuat hubungan ke port tertentu di sebuah server Webhosting tertentu (biasanya port 80). Klien yang mengirimkan permintaan HTTP juga dikenal dengan user agent. Server yang meresponsnya, yang menyimpan sumber daya seperti berkas HTML dan gambar, dikenal juga sebagai origin server. Di antara user agent dan juga origin server, bisa saja ada penghubung, seperti halnya proxy, gateway, dan juga tunnel.
Hyper Text Markup Language (HTML) merupakan protokol yang digunakan untuk mentransfer data atau document dari web server ke browser kita (Internet Explorer, Netscape Navigator, NeoPlanet, dll). Nah, HTML inilah yang memungkinkan Anda menjelajah internet dan melihat halaman web yang menarik.
Sekarang ini di pasaran terdapat banyak sekali HTML authoring (software yang digunakan untuk membuat atau mendesain halaman web). Macromedia Dreamweaver, Adobe GoLive, MS FrontPage sekedar contohnya. Tetapi tanpa mengetahui dasar-dasarnya Anda tidak akan memperoleh hasil yang maksimal. Mengapa ? Karena walaupun software-software tersebut semakin menawarkan kemudahan dalam membuat halaman web, tetapi biasanya seseorang masih perlu untuk mengedit halaman web tersebut secara manual. Terutama untuk halaman web yang sangat komplek.
Sekarang ini di pasaran terdapat banyak sekali HTML authoring (software yang digunakan untuk membuat atau mendesain halaman web). Macromedia Dreamweaver, Adobe GoLive, MS FrontPage sekedar contohnya. Tetapi tanpa mengetahui dasar-dasarnya Anda tidak akan memperoleh hasil yang maksimal. Mengapa ? Karena walaupun software-software tersebut semakin menawarkan kemudahan dalam membuat halaman web, tetapi biasanya seseorang masih perlu untuk mengedit halaman web tersebut secara manual. Terutama untuk halaman web yang sangat komplek.
Dalam tutorial ini Anda akan kami ajak untuk mengetahui dasar-dasar dari desain web. Yang dibutuhkan hanya sebuah word processor. Anda bisa menggunakan Notepad, WordPad, MS Word atau yang lainnya. Tapi yang paling mudah adalah menggunakan Notepad.

Manusia……..

Manusia adalah mahkluk yang paling mulia dimata allah yang mempunyai akal melebihi mahkluk-mahkluk yang lain didunia ini,kati hudip bukan karena kita harus berkeluarga tapi kita harus saling merasakan perasaan manusia lainnya karena kita manusia bukan hewan yang hanya bisa melakukan tanpa ada pikiran apapun,kita manusia harus bisa befikir bagaimana cara kita hidup kedepannya,tapi terkadang manusia lupa bahwa dia adalah manusia.

Hukum-hukum ……

Dunia ini hidup dengan hukum,atau hidup dinegara ini bengan hukum,tapi kita sebagai negra yang memiliki hokum apa pantas kita tidak menjalani hokum dinegara kita sendiri,padahal kita sama-sama warga negara Indonesia,kenapa hokum dinegara ini masih belum dapat berjalan dengan baik,tetapi kita tidak bisa menyalahkan Negara ini saja tapi kita harus intropeksi diri kita sendiri tentang hokum dinegara kita ini……..

Matahari………

Kita bangun untuk melihat beta indahnya hidup kita dalam melaksanankan hari tanpa mengeluh,melihat indahnya dunia ini tanpa rasa apapun,dan melihat hari yang akan kita jalani dengan rasa semangat,ketika kita sudah bangun dipagi hari kita akan siap melihat matahari bersinar,dan kita siap menjalani hidup dengan sinar matahari yang akan membawa kita tetap tenang dalam menjalani hidup ini.